KOPHI Senusa 2016, KOPHI dan IYOIN

KOPHI4

Tanggal 20 Agustus,  IYOIN mengirim perwakilan untuk mengikuti salah satu acara KOPHI (Koalisi Pemuda Hijau Indonesia) yaitu KOPHI Sejukkan Nusantara (KOPHI SENUSA) 2016. Acara ini diadakan di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu pada tanggal 20-21 Agustus dan diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai komunitas. Kegiatan KOPHI SENUSA meliputi membuat tempat sampah di Pulau Perak, memasang plang larangan membuang sampah di Pulau Perak, operasi semut di Pulau Perak, menanam 400 bibit mangrove di Pulau Harapan, kunjungan ke taman biota laut dan transplatasi karang di Pulau Harapan.

KOPHI1

Seluruh peserta berkumpul di pelabuhan Kaliadem pada hari Sabtu, tanggal 20 Agustus pagi hari. Setelah menyelesaikan perjalanan selama tiga jam, peserta tiba di Pulau Harapan untuk beristirahat sejenak. Agenda pertama adalah pergi ke Pulau Perak untuk membenahi sistem persampahan dan membersihkan pantai dari sampah. Perjalanan dari Pulau Harapan menuju Pulau Perak memakan waktu satu jam dengan menggunakan perahu mesin. Kegiatan di Pulau Perak diawali dengan operasi semut dan pembuatan bak sampah. Kegiatan tersebut dilakukan dengan harapan agar wisatawan di Pulau Perak tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, diletakkan pula peringatan untuk membuang sampah pada tempatnya.

KOPHI3

Agenda hari kedua adalah menanam 400 bibit mangrove di pesisir pantai Pulau Harapan. Pada kegiatan ini, seluruh peserta turun ke pesisir pantai untuk menanam Mangrove. Kegiatan menanam Mangrov ini bertujuan untuk melindungi pantai dari abrasi air laut. Selain itu, Mangrove yang ditanam di pesisir pantai dapat dijadikan habitat beberapa satwa laut.

kophi5

kophi6

Tidak hanya itu saja, di hari kedua ini peserta KOPHI SENUSA berkesempatan mengunjungi Taman Biota Laut di Pulau Harapan. Di taman biota laut ini terdapat tempat pemeliharaan kura-kura dan penyu. Terdapat 7 kura-kura dewasa dan puluhan penyu di taman biota ini. Kegiatan dilanjutkan dengan transplantasi karang di Pulau Harapan. Media yang digunakan untuk transplantasi adalah batu karang yang belum ditumbuhi oleh alga. Beberapa spesies terumbu kerang ditanam di celah-celah batu dengan menggunakan perekat berupa semen. Setelah selesai direkatkan menggunakan semen, batu karang diletakkan di bawah laut. Karang-karang yang ditanam bukan diambil dari laut, tetapi karang yang dibudidayakan oleh petani karang. Harapan dari kegiatan ini adalah peserta mengetahui cara untuk memperbanyak terumbu karang Mengingat betapa pentingnya karang sebagai tempat berkembangbiaknya ikan.

kophi7

Acara ditutup pada tanggal 21 Agustus pukul 12 siang. Di akhir kegiatan KOPHI SENUSA 2016 diadakan pembagian door prize berupa tumblr dan voucher dan dilanjutkan ke sesi foto bersama. Setelah itu peserta kembali ke Pelabuhan Kaliadem menggunakan kapal.

Terima kasih KOPHI telah memberikan kami kesempatan mengikuti acara KOPHI SENUSA 2016. Semoga dengan adanya acara ini, kita semua dapat menyadari tentang pentingnya menjaga ekosistem yang ada di pesisir dan lautan.

SHARE AND SYNERGIE! (26/8, Indri)

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *